Selasa, 01 April 2014

Aku Milikmu Tuhan



Aku milikmu Tuhan
Lindungilah hati orang-orang yang aku cintai
Jangan Kau serahkan aku pada diriku Tuhan
Aku akan bertindak semauku pada diri ini
Kendalikan aku menurut maumu Tuhan
Menurut kemampuanku menerimanya

                     Jakarta, 20 12 2013
                           Man Hanafi


Syukur



Tajam kerikil menikam ternang dalam gelap
Peluh mengalir tak tentu menelan pahit derasnya rasa
Mencari tempat mengubur asa mekarkan redup di ujung dewasa

Hari ini seperti kemarin
Gelombang tak alpa menghantam pantai
Melumpuhkan kaki yang melangkah dalam andai
Menyisakan hati dan pikiran yang siap dibakar dalam badai

Bersyukur atasmu Tuhan
Untuk manis yang Kau selipkan pada butir-butir ombak yang membantai
                    
                                          Jakarta, 20 12 2013
                                               Man Hanafi

Jumat, 21 Maret 2014

Tentang Rindu

Sepanjang hari dipenuhi rindu
Melambai menari-nari dalam ruang yang terbelenggu
Langkah tak sampai
Tangan tak bisa menggapai
Rindu terapung bagai teratai

Seperti yang pernah kau dengar
Hari ini seperti kemarin
Rindu harap jumpa tapi jarak menjadi cagar suara jadi budaya
Kini sabar menjelma daya
Berharap rindu kan jumpa di pelaminan bertabur cahaya

                              
                                              Ternate, 03 01 2014
                                               Man Hanafi

Kamis, 20 Maret 2014

Melepas Separuh Jiwa


Melebur separuh jiwa
Terbang beribu uraian tanpa tanya entah pasti atau fatamorgana
Bias terik mentari menampar separuh jiwa yang teduh menjadi keruh
Menafikanmu menafikan nafsi, tegar melangkah dengan sebelah jiwa yang mati terbunuh

Terbanglah..
Sayapmu tak lagi kukekang carilah separuh jiwa yang lain
Jiwa ini tak lagi bertuan hidup dalam dongeng antah berantah
Juga pada lembah tanpa akhir jiwa ini takkan diukur untuk sebuah ingin
Tataplah yang tak terlihat kan kau temukan hidup sempurna penuh amanah

Tak perlu kau tengok separuh hidup yang tebuang bersama waktu
Manis pahit dalam setapak di ujung jalan cukup untuk menata hati yang membatu
Aku kan melangkah dengan sebelah jiwa yang kutinggalkan bersamamu
Berharap malaikat kan menyapa dengan senyum sambil berbisik
"dia telah bahagia melalui jalan tak berbatu"



Ternate, 16 03 2014
 Man Hanafi

Rabu, 19 Maret 2014

Jang Tanya

Jang se tanya beta di mana!
Coba se lia di se pung dalam hati, beta ada di situ! se tau k sg?

                       Ternate, 03 03 2014
                       Man Hanafi